loading video

Skandal Anak Kampus

author
Video Rate:
0 / 5 ( 0votes )
18 views

“Makasih Ayahanda….”tuturnya lambat.
Saya mendekati wajahnya lalu kucium pipinya bersama lirih. Tanpa kusengaja penisku mengenai pinggangnya.
“Oh….” dahsyat Mimin.”…..Ayahanda…belum…..”lanjut nya.
Dipegangnya penisku yang sedang cukup keras. Dielus-elusnya capai menguat balik. Terus ia timbul lalu kepalanya menuju ke selangkanganku, diciuminya penisku. Saya mulai ‘naik’ lagi.
Dijilatinya batangku sebelum akibatnya dimasukkan ke mulutnya yang kecil. Saya melenguh. Mimin semakin gairah mengulum lalu menghisap. Nafsuku merambat seperjalanan bersama desisan mulutku.

Mimin mengerjai kelaminku bersama bervariasi semacam yang telah kuajarkan. Kepalanya naik-turun berlanjut berakhir bakal menyedot-nyedot ‘kepala’ku. Kadang kala ia mengulum capai jauh ke belakang sehingga penghabisan penisku mengenai kerongkongannya, sesekali ia lapang kulumannya bakal sekedar menjilat-jilat batang. Segalanya membuatku semakin bukan pasti rasanya. Saya ponten Mimin telah ahli dalam mengagih oral-sex pada Ayahanda angkatnya. Rasanya bukan memiliki semilipun anggota kelaminku yang terlewati oleh mulut lalu lidahnya. Mimin seperti itu teliti betah menjalankan ‘karier’nya.

Pasti saja ulahnya ini membuatku semakin melayang di awang-awang. Apabila streaming bokep online Saya merem mata, lekas terlukis yang selagi menjalankan lisan ini yakni isteriku. Tetapi seperti itu membuka mata, Saya tersadar…. ia yakni Mimin yang masa ini keterampilannya dalam meng-oral telah membandingi isteriku. Tengah kepalanya selagi bukan berlebihan dinamika karna menghisap, Saya mengusap-usap rambutnya.

“Mimin……”kataku lambat, gendeng merintih.
Mimin bukan membatalkan pekerjaannya, cukup bola matanya menatapku sejenak, berlanjut nunduk lagi mengawasi kelaminku.
Penglihatan mata yang cukup sedetik itu membuatku merasakan objek yang lain, sebuah perasaan yang lebih nikmat.
“Mimin….” Saya memanggilnya lagi. Ia menatapku lagi cukup sekelip berlanjut nunduk lagi lalu terus pada aksinya.
Kubelai rambut lalu keningnya. Mimin lalu saja meng-oral.
“Min… pekat Ayahanda Min….”
Kulumannya berakhir, matanya mengawasi mataku peres firasat bertanya.
“Teruskan Min…. tetapi sembari pekat Ayahanda…”
Mimin nurut. Balik beliau senang bersama pekerjaannya tetapi saat ini sembari menatapku.
Uuiih…. rasanya…. selangit.

Category: Streaming Bokep Indo Tags: , , , , , , , , , , , , ,

Related video